Skip to main content

bulan rambut rontok

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang dipicu oleh hormon dikenal dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya timbul pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita yang telah melewati masa menopause.\

 

rambut-rontok-mendadak

 

Hormon yang diduga berperan penting dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini diproduksi dari hormon progesteron. DHT dapat menyebabkan folikel rambut berkurang sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yakni membentuk lengkungan khas di kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, garis rambut akan membentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi kerontokan rambut pada bayi

Tipe kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di semua bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pun jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian tertentu.

Kerontokan Rambut Karena Penyebab Lain

Selain karena faktor perubahan hormon, kerontokan rambut jua bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh jadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang terlalu sering menjalani proses kimia di hair salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen menjadikan batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, dan hipertiroidisme

Ketiga kondisi tersebut mampu mengakibatkan kerontokan yang disebut alopesia areata yang ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan di sini. biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa transformación. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.

  1. Efek pemakaian obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang konvensional digunakan untuk menangani arthritis, depresi, gangguan jantung, dan tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya cuma bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang membuat terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa membuat kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut salah satunya adalah lichen planus, sarkoidosis, dan lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Tips memilih shampoo herbal untuk rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan tersebut juga dapat berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Namun sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut pada umumnya mampu tumbuh kembali sehabisnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok biasanya ialah bagian dari reaksi alami tubuh karena penuaan, sehingga tidak mengancam kesehatan anda. Oleh karena itu, masalah ini jarang membutuhkan bantuan medis. Tapi jika kerontokan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

mengatasi-rambut-rontok-untuk-pria

 

Kebotakan pria dapat ditangani oleh dua jenis obat, yakni finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani menggunakan minoxidil.

Baca Juga : Jeruk nipis untuk rambut rontok

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Keampuhan penanganan ini hanya berlangsung selama penderita memakai obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga dapat dilakukan.

 

Harga Produk 4 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok anak 2 tahun

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut gara-gara hormon diketahui dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya timbul pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita yang telah melewati masa menopause.\

 

rambut-rontok-mendadak

 

Hormon yang diduga berperan penting dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini diproduksi oleh hormon progesteron. DHT mampu menyebabkan folikel rambut mengecil akhirnya lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, seperti membentuk lengkungan khas di kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, garis rambut akan membentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga maka akan mengalami kerontokan, sehingga jadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok pada anak

Bentuk kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di semua bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pula jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian tertentu.

Kerontokan Rambut Karena Alasan Lain

Selain karena faktor perubahan hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang buruk mampu menyebabkan helai rambut yang tumbuh jadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering mengalami proses kimia di salon juga lebih sering mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut jadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, juga hipertiroidisme

Ketiga kondisi tersebut mampu mengakibatkan kerontokan dimana disebut alopesia areata dimana ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa anak remaja. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.

  1. Tindak balas obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang normal digunakan untuk menangani osteoarthritis, depresi, gangguan jantung, beserta tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya sebatas bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang membuat terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut salah satunya ialah lichen planus, sarkoidosis, lalu lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Tips memilih shampoo herbal untuk rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat membuat jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan tersebut juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut pada umumnya bisa tumbuh kembali sehabisnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok pada umumnya yaitu bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, hingga tidak berdampak kesehatan anda. Oleh karena itu, masalah ini jarang membutuhkan bantuan medis. Akan tetapi jika kerontokan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-disebabkan-oleh

 

Kebotakan pria dapat ditangani dengan dua jenis obat, yaitu finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani dengan minoxidil.

Baca Juga : Jeruk nipis untuk rambut rontok

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Keefektifan penanganan ini sebatas berlangsung selama penderita memakai obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga dapat dilakukan.

 

Harga Produk 3 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok parah

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang dipicu oleh hormon disebut dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya berlangsung pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa-masa menopause.\

 

shampo-untuk-rambut-rontok-parah

 

Hormon yang ditengarai berperan dalam proses rambut rontok adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dibuat dari hormon progesteron. DHT dapat menyebabkan folikel rambut berkurang sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yaitu membentuk lengkungan khas di kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, pola rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga akan mengalami kerontokan, sehingga jadi rontok rambut total.

Baca Juga : Obat alami rambut rontok tanpa efek samping

Motif kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di semua bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pun jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Faktor Lain

Selain karena faktor perubahan hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang buruk dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang terlalu sering mengalami proses kimia di hair and facial salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Terlalu sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen mengakibatkan batang rambut jadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, dan hipertiroidisme

Ketiga kondisi ini mampu mengakibatkan kerontokan dimana disebut alopesia areata dimana ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan terkait biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa transformación. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali berkembang setelah satu tahun.

  1. Efek samping obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani osteo-arthritis, depresi, gangguan jantung, beserta tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya sebatas bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut di antaranya yaitu lichen planus, sarkoidosis, lalu lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Penyebab rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat mengakibatkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan tersebut juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Akan tetapi sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut umumnya dapat tumbuh kembali sehabisnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok pada umumnya merupakan bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, hingga tidak membahayakan kesehatan anda. Oleh sebab itu, masalah ini jarang memerlukan penanganan medis. Akan tetapi jika kerontokan mencapai fase yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-disebabkan-oleh

 

Kebotakan pria dapat ditangani dengan dua jenis obat, yakni finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani menggunakan minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok saat menyusui

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Kemujaraban penanganan ini hanya berlangsung selama penderita mengonsumsi obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga dapat dilakukan.

 

Harga Produk 3 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut uban rontok berketombe

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut akibat hormon diketahui dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya berlangsung pada pria berusia di atas 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa menopause.\

 

rambut-rontok-yang-tidak-wajar

 

Hormon yang diduga berperan penting dalam proses rambut rontok adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini diproduksi dari hormon progesteron. DHT mampu menyebabkan folikel rambut mengecil pada akhirnya lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, masalah kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yaitu membentuk lengkungan khas di kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, garis rambut akan membentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga jadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok pada anak

Motif kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di semua bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita juga jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Faktor Lain

Selain karena perubahan hormon, kerontokan rambut jua bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering mengalami proses kimia di beauty salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering menyemir rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, serta hipertiroidisme

Ketiga kondisi tersebut dapat menyebabkan kerontokan dalam disebut alopesia areata dalam ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa anak remaja. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali berkembang setelah satu tahun.

  1. Tindak balas obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang konvensional digunakan untuk menangani arthritis, depresi, gangguan jantung, dan tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya cuman bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun khusus

Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh situasi tersebut salah satunya ialah lichen planus, sarkoidosis, kemudian lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Cara dan tips mengatasi rambut rontok secara mudah

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga dapat berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut umumnya bisa tumbuh kembali sesudahnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok biasanya merupakan bagian dari reaksi alami tubuh karena penuaan, sehingga tidak membahayakan kesehatan anda. Oleh karena itu, masalah ini jarang memerlukan penanganan medis. Tetapi jika kerontokan mencapai tahap yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-awal-kehamilan

 

Kebotakan pria dapat diatasi menggunakan dua jenis obat, yakni finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani dengan minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok saat menyusui

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini hanya berlangsung selama penderita menggunakan obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

 

Harga Produk 2 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok usia 24

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang diakibatkan hormon diketahui dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya berlaku pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa menopause.\

 

rambut-rontok-mendadak

 

Hormon yang ditengarai berperan aktif dalam proses rambut rontok adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini diproduksi oleh hormon progesteron. DHT bisa menyebabkan folikel rambut berkurang pada akhirnya lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, kasus kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yakni membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, pola rambut akan membentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi kerontokan rambut pada bayi

Bentuk kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di segala bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pula jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Faktor Lain

Selain karena faktor hormon, kerontokan rambut pula bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang buruk mampu menyebabkan helai rambut yang tumbuh akan lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering menjalani proses kimia di hair salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Terlalu sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen menjadikan batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, serta hipertiroidisme

Ketiga kondisi ini mampu mengakibatkan kerontokan yang disebut alopesia areata yang ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan indonesia biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa cambio. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali semakin setelah satu tahun.

  1. Tindak balas obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang normal digunakan untuk menangani rheumatoid arthritis, depresi, gangguan jantung, dan tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan seperti ini biasanya sebatas bersifat sementara.

  1. Penyakit kulit dan autoimun khusus

Penyakit kulit yang mengakibatkan terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa membuat kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut salah satunya ialah lichen planus, sarkoidosis, serta lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Penyebab rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat mengakibatkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga mampu berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut biasanya dapat tumbuh kembali sesudahnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok pada umumnya merupakan bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, hingga tidak mengancam kesehatan anda. Maka dari itu, kasus ini jarang memerlukan bantuan medis. Namun jika kerontokan mencapai fase yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

mengatasi-rambut-rontok-untuk-pria

 

Kebotakan pria dapat diatasi dengan dua jenis obat, ialah finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani dengan minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini hanya berlangsung selama penderita mengonsumsi obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

 

Harga Produk 1 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

bulan rambut rontok

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang diakibatkan hormon disebut dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya timbul pada pria berusia di atas 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa menopause.\

 

rambut-rontok-mendadak

 

Hormon yang ditengarai berperan dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini diproduksi oleh hormon progesteron. DHT mampu menyebabkan folikel rambut berkurang pada akhirnya lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, kasus kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yaitu membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Seiring berjalannya waktu, garis rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga jadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok pada anak

Motif kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di seluruh bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita juga jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian khusus.

Kerontokan Rambut Karena Penyebab Lain

Selain karena faktor hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang buruk bisa menyebabkan helai rambut yang tumbuh jadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering mengalami proses kimia di hair salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen mengakibatkan batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, dan hipertiroidisme

Ketiga kondisi ini mampu mengakibatkan kerontokan yang disebut alopesia areata yang ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan terkait biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa cambio. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.

  1. Tindak balas obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang konvensional digunakan untuk menangani osteoarthritis, depresi, gangguan jantung, dan tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya cuman bersifat sementara.

  1. Penyakit kulit dan autoimun khusus

Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa membuat kerontokan permanen. Contoh-contoh situasi tersebut di antaranya adalah lichen planus, sarkoidosis, dan lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Pembunuh rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga mampu berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut pada umumnya mampu tumbuh kembali sesudah beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok umumnya ialah bagian dari reaksi alami tubuh karena penuaan, hingga tidak mengancam kesehatan anda. Oleh karena itu, gangguan ini jarang memerlukan bantuan medis. Akan tetapi jika kerontokan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

mengatasi-rambut-rontok-dengan-zaitun

 

Kebotakan pria dapat diatasi menggunakan dua jenis obat, adalah finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani oleh minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok saat menyusui

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini semata-mata berlangsung selama penderita menggunakan obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

 

Harga Produk 2 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

biar rambut g rontok

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang diakibatkan hormon disebut dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya dapat ditemui pada pria berusia di atas 50 tahun, atau pada wanita yang telah melewati masa-masa menopause.\

 

rambut-rontok-gatal

 

Hormon yang ditengarai berperan dalam proses rambut rontok adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dihasilkan oleh hormon progesteron. DHT dapat menyebabkan folikel rambut berkurang sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yaitu membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, pola rambut akan membentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga jadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mengatasi kerontokan rambut pada bayi

Bentuk kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di segala bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pula jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Alasan Lain

Selain karena faktor perubahan hormon, kerontokan rambut pula bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering menjalani proses kimia di hair and facial salon juga lebih sering mengalami kerontokan. Terlalu sering menyemir rambut dan meluruskannya secara permanen mengakibatkan batang rambut jadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, dan hipertiroidisme

Ketiga kondisi tersebut bisa menyebabkan kerontokan dalam disebut alopesia areata dimana ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa cambio. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.

  1. Efek pemakaian obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang sederhana digunakan untuk menangani arthritis, depresi, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya hanya bersifat sementara.

  1. Penyakit kulit dan autoimun khusus

Penyakit kulit yang mengakibatkan terbentuknya tukak dan segenap penyakit autoimun bisa mengakibatkan kerontokan permanen. Contoh-contoh situasi tersebut di antaranya yaitu lichen planus, sarkoidosis, kemudian lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Obat tradisional rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat mengakibatkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut pada umumnya mampu tumbuh kembali sehabisnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok pada umumnya adalah bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, hingga tidak membahayakan kesehatan anda. Oleh sebab itu, kerontokan ini jarang memerlukan penanganan medis. Akan tetapi jika kerontokan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-awal-kehamilan

 

Kebotakan pria dapat ditangani oleh dua jenis obat, adalah finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani dengan minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini sebatas berlangsung selama penderita mengonsumsi obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

 

Harga Produk 2 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok usia muda

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut gara-gara hormon disebut dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya dapat ditemui pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa-masa menopause.\

 

rambut-rontok-efek-menyusui

 

Hormon yang diduga berperan aktif dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dibuat dari hormon progesteron. DHT mampu menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan karena hormon ini bersifat khas, yaitu membentuk lengkungan khas di kedua sisi pelipis. Seiring berjalannya waktu, garis rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga jadi mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Baca Juga : Cara mencegah rambut rontok secara alami

Motif kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di segala bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita juga jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Alasan Lain

Selain karena perubahan hormon, kerontokan rambut pun bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang kurang bisa menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang sering menjalani proses kimia di beauty salon juga lebih sering mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, serta hipertiroidisme

Ketiga kondisi tersebut dapat menyebabkan kerontokan yang disebut alopesia areata dimana ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan tersebut biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa transformación. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali semakin setelah satu tahun.

  1. Efek pemakaian obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang konvensional digunakan untuk menangani osteoarthritis, depresi, gangguan jantung, dan tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya hanya bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang mengakibatkan terbentuknya tukak dan sejumlah penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut salah satunya yaitu lichen planus, sarkoidosis, lalu lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Tips memilih shampoo herbal untuk rambut rontok

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat membuat jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Akan tetapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut biasanya mampu tumbuh kembali setelah beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok biasanya termasuk bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, hingga tidak mengancam kesehatan anda. Oleh sebab itu, masalah ini jarang memerlukan bantuan medis. Tetapi jika kerontokan mencapai fase yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-akibat-stres

 

Kebotakan pria dapat diatasi oleh dua jenis obat, ialah finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani oleh minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok parah

Tujuan penanganan tersebut biasanya untuk alasan estetika. Kemujaraban penanganan ini hanya berlangsung selama penderita mengonsumsi obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga dapat dilakukan.

 

Harga Produk 2 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok setiap hari

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut yang disebabkan hormon dikenal dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya berlangsung pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita yang telah melewati masa-masa menopause.\

 

shampo-untuk-rambut-rontok-parah

 

Hormon yang ditengarai berperan aktif dalam proses rambut rontok adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dihasilkan dari hormon progesteron. DHT mampu menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yakni membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Bersamaan berjalannya waktu, pola rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga maka akan mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Baca Juga : Vitamin untuk rambut rontok

Tipe kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di segala bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pula jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian terpilih.

Kerontokan Rambut Karena Penyebab Lain

Selain karena faktor perubahan hormon, kerontokan rambut jua bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang kurang mampu menyebabkan helai rambut yang tumbuh akan lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang terlalu sering mengalami proses kimia di beauty salon juga lebih sering mengalami kerontokan. Terlalu sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen mengakibatkan batang rambut jadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, serta hipertiroidisme

Ketiga kondisi ini mampu menyebabkan kerontokan dalam disebut alopesia areata yang ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa remaja. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali berkembang setelah satu tahun.

  1. Efek pemakaian obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang lumrah digunakan untuk menangani joint disease, depresi, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kasus seperti ini biasanya cuma bersifat tidak permanen.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan sejumlah penyakit autoimun bisa membuat kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut salah satunya ialah lichen planus, sarkoidosis, lalu lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Cara dan tips mengatasi rambut rontok secara mudah

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat membuat jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga dapat berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tak bersifat permanen. Rambut umumnya mampu tumbuh kembali setelahnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok umumnya adalah bagian dari reaksi alami tubuh karena penuaan, sehingga tidak membahayakan kesehatan anda. Oleh karena itu, masalah ini jarang memerlukan bantuan medis. Namun jika kerontokan mencapai fase yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-akibat-stres

 

Kebotakan pria dapat diatasi dengan dua jenis obat, yaitu finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani menggunakan minoxidil.

Baca Juga : Jeruk nipis untuk rambut rontok

Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini hanya berlangsung selama penderita mengonsumsi obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

 

Harga Produk 4 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

rambut rontok jadi botak

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut akibat hormon dikenal dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya terdapat pada pria berusia sekitar 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa-masa menopause.\

 

rambut-rontok-gatal

 

Hormon yang ditengarai berperan penting dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dihasilkan dari hormon progesteron. DHT dapat menyebabkan folikel rambut berkurang pada akhirnya lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, masalah kerontokan karena hormon ini bersifat khas, seperti membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Seiring berjalannya waktu, pola rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga maka akan mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Baca Juga : Vitamin untuk rambut rontok

Motif kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di semua bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita pun jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian tertentu.

Kerontokan Rambut Karena Faktor Lain

Selain karena perubahan hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  1. Pengaruh gizi

Asupan gizi yang buruk bisa menyebabkan helai rambut yang tumbuh akan lebih tipis dan rapuh.

  1. Zat kimia

Rambut yang terlalu sering mengalami proses kimia di hair salon juga lebih sering mengalami kerontokan. Terlalu sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen menjadikan batang rambut menjadi lebih rentan patah.

  1. Diabetes, Down Syndrome, juga hipertiroidisme

Ketiga kondisi ini mampu menyebabkan kerontokan dalam disebut alopesia areata dimana ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa anak remaja. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali berkembang setelah satu tahun.

  1. Tindak balas obat-obatan

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani osteo-arthritis, depresi, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan rambut seperti ini biasanya hanya bersifat sementara.

  1. Penyakit kulit dan autoimun tertentu

Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan sejumlah penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut di antaranya yaitu lichen planus, sarkoidosis, lalu lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).

Baca Juga : Cara dan tips mengatasi rambut rontok secara mudah

Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan tersebut juga mampu berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Tapi sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut biasanya bisa tumbuh kembali setelahnya beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Rambut rontok umumnya ialah bagian dari reaksi alami tubuh karena penuaan, hingga tidak berdampak kesehatan anda. Oleh karena itu, kasus ini jarang memerlukan bantuan medis. Akan tetapi jika kerontokan mencapai fase yang mengkhawatirkan, langkah penanganan berikut dapat dilakukan.

 

rambut-rontok-awal-kehamilan

 

Kebotakan pria dapat diatasi dengan dua jenis obat, yaitu finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani menggunakan minoxidil.

Baca Juga : Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Tujuan penanganan tersebut biasanya untuk alasan estetika. Khasiat penanganan ini hanya berlangsung selama penderita memakai obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga dapat dilakukan.

 

Harga Produk 1 Rp. ,-

Cara pemesanan Cara Mengatasi Rambut Rontok

Dapatkan Produk Untuk Mengatasi Rambut Rontok Yang ASLI hanya di CaraMengatasiRambutRontok.net

Kunjungi toko Online kami di www.TokoWening.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan untuk setiap penggunanya. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Cara Mengatasi Rambut Rontok hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest
error: Content is protected !!